fanpage

Share

You Are Here: Home» Taiwan » Demonstrasi Buruh Migrant di Taiwan

Pekerja asing di Taiwan yang terdiri dari negara Indonesia, Filipina, Vietnam, dan Thailand hari minggu, 02 Oktober 2016 melakukan demonstrasi atau unjukrasa di depan gedung parlemen DPP Partai pemerintah Taiwan. Orasi yang dilakukan mulai pukul 12.30 hingga pukul 15.00 waktu Taiwan lalu berjalan kaki ( long march) menuju taman 228, taman bersejarah di Taiwan seperti sejarah G 30 S PKI. 


Para pekerja asing atau yang lebih sering disebut buruh migrant atau migrant worker ini berkumpul di aula Taipei Main Station sejak pagi. 
Sebelum berorasi ke gedung parlemen sejak pagi hingga pukul 12.30 waktu setempat para pekerja asing baik yang mengikuti demonstrasi atau tidak dipersilakan menandatangani petisi sebagai bentuk dukungan. 


Tiga point penting tuntutan 


Adapun tuntutan para pekerja migrant adalah sebagai berikut: 

1. Buruh migrant meminta agar dihapuskannya peraturan harus pulang ke Negara masing-masing saat memperpanjang kontrak kerja. Hal ini dirasa sangat membebani biaya pekerja migrant untuk membayar agency. 2. Diberlakukannya wajib libur seminggu sekalibaik pekerja formal maupun informal. 
3. Kenaikan gaji menyeluruh bagi pekerja formal maupun non formal. 

Para pekerja migrant berharap 3 point tuntutan di atas dapat disetujui dan segera disahkan oleh pemerintah Taiwan. Berjalan dengan aman dan tertib Unjukrasa yang dilakukan oleh ribuan orang ini berjalan dengan aman dan tertib. Para pengunjukrasa selain mengatasnamakan perorangan, unjukrasa kali ini pun didukung oleh berbagai organisasi dari Indonesia dan negara lain, serta gabungan organisasi pekerja migrant TIWA (Taiwan International Workers' Association.).
Tags: Taiwan

0 komentar

Posting Komentar